Guru inspiratif adalah jika kita mampu merubah pola pikir dan perilaku siswa menjadi lebih baik maka kita bisa disebut guru inspiratif. Namun kalau kita baru bisa mentransfer ilmu pengetahuan tapi pola pikir dan akhlak siswa-siswa kita tidak mengalami perkembangan ke arah yang lebih baik, maka bisa jadi ada yang salah dari cara kita mengajar.

Inilah 10 ciri guru kreatif

1. Kelasnya Rame: adanya dinamisasi, adanya diskusi, ada tepuk tangan, ada gerakan, adanya suara-suara kekhaskan anak-anak adalah tanda guru tersebut kreatif memainkan perannanya sebagai pendidik sekaligus sahabat.

2. Adanya sebuah pertanyaan dan Jawaban: tidak semua guru, mampu untuk memancing siswanya untuk bertanya, jika ada anak yang bertanya pada sesi pembelajaran menandakan guru tersebut kreatif dalam menjadikan dirinya sebagai guru yang siap untuk ditanya dan siap untuk bertanya.

3. Ketidakhadirannya dirindukan siswa: Pernahkah kita mengalami, pada suatu saat ketika kita tidak bisa hadir untuk mengajar dikarenakan berbagai hal, kemudian siswa bertanya “Pak kemana kemarin, gak ada bapak gak asyik, ah bapak kita kan kangen belajar” nah kalau sudah ada komentar seperti itu berati tandanya kita adalah guru kreatif yang kehadirannya dirindukan siswa. begitu sebaliknya ketika kehadiran kita tidak diharapkan, maka celakahalah kita bisa jadi kita memang tidak cocok jadi guru.

4. Menggunakan berbagai model Pembelajaran: keterbatasan sarana dan parasana tidak harus membuat kita mati kutu dalam mengajar, ada banyak model dan media pembelajaran yang bisa kita gunakana disekitar kita. satu keretas bisa menjadi sebuah pembelajaran yang sangat menarik, jikanya kita termasuk guru kreatif.

5. Friendly: Bersahabat dengan siswa, adalah ciri guru kreatif, tidak kaku pada keadaan tapi tetap membuat diri kita dihormati dan disegani karena kemulian akhlak kita.

6. Punya Blog: nah ini hal yang wajib dimiliki guru kreatif, karena blog adalah tempat untuk berbagi pengalaman mengajar sehingga banyak oranf terinspirasi atas pengalama kita. guru kreatif kebermanfaatannya dirasakan banyak orang.

7. Menggunakan media sosial (medsos) sebagai media pembelajaran: Hari gini ngajar masih pake Kapur, Spidol dan Infokus!, itu biasa yang luar biasa adalah jika kita bisa mencerdaskan dan membangun akhlak lewat media sosial (He…he… yang ini saya juga sedang mencoba, jangan ada yang tersinggung) tapi point tentu tidak bisa disamakan dengan adanya keterbatasan akses pendukung.

8. Punya jaringan: Ngajar doang, gak bakalan membuat kita semakin tambah pintar, tapi pergaulanlah yang membuat wawasan kita semakin bertambah, ketemu banyak orang harus kita mafaatkan untuk menggali ilmu sebanyaknya-banyaknya. begabunglah dengan berbagai komunitas guru baik pada dunia nyata maupun pada dunia maya.

9. Kata dan Tangannya: guru kreatif, bukan berati dia tidak bisa mendiamkan suasana. guru kreatif hanya dengan menggunakan kata singkat dan gerakan tangannya, mampu membuat anak untuk berkonsentarasi memperhatikan gurunya. bagaimana caranya, perlu kita praktikan langsung. makanya kita berbagi supaya banyak trik dan strategi bagaimana mendiamkan siwa disaat ribut dan meributkan siswa disaat diam.

10. Akhlaknya Mulia: Nah ini yang paling penting, akhlak mulia tanda guru kreatif, kenapa begitu? guru kreatif mampu menjaga aura menjadi orang yang menyenangkan tapi tetpa punya wibawa, nah wibawa ini lahir karena kemulian akhlanya.(Sumber: www.motivatorkreatif.wordpress.com)