LEBAK -- Guru Madrasah Aliyah (MA) di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten minim pelatihan kompetensi kependidikan (pedagogik) sehingga berdampak terhadap mutu dan kualitas pendidikan madrasah itu. Kepala Sekolah MA Wasilatul Fallah Pasir Sukarayat Rangkasbitung, Kabupaten Lebak Dedi mengatakan minimnya pelatihan kompetensi kependidikan tentu akan berdampak terhadap mutu dan kualitas lulusan sekolah madrasah.

Surabaya (Pendis) - Kementerian Agama melalui Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) terus memberikan perhatian bagi guru madrasah. Salah satunya adalah meningkatkan kompetisi bagi guru-guru Madrasah Tsanawiyah. Direktur GTK Madrasah Suyitno mengatakan, peningkatan mutu dan kualitas guru madrasah harus serius disadari oleh para guru madrasah.

Dalam kamus Bahasa Indonesia, kata kompetensi diartikan sebagai kewenangan (kekuasaan) untuk menentukan (memutuskan) sesuatu, sedangkan kata kompeten berarti cakap (mengetahui) ; berwenang ; berkuasa (memutuskan, menentukan) sesuatu. 

Kompetensi sosial guru berkaitan erat dengan kemampuan guru dalam berkomunikasi dengan masyarakat, baik yang ada di lingkungan sekolah maupun yang ada dilingkungan tempat tinggal guru.

Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen menyatakan bahwa kompetensi adalah seperangkat pengetahuan, keterampilan, dan perilaku yang harus dimiliki, dihayati, dan dikuasai oleh guru atau dosen dalam melaksanakan tugas keprofesionalan.